Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / / Erwin Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Erwin Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Diposting pada 10/10/2019, 14:38 WIT
AKSI:Masyarakat desa Samuda kecamatan Galela Barat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menuntut (Germut) saat menggelar aksi di kantor bupati, Rabu (9/10).
AKSI:Masyarakat desa Samuda kecamatan Galela Barat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menuntut (Germut) saat menggelar aksi di kantor bupati, Rabu (9/10).

TOBELO-Satu persatu dugaan kecurangan Pilkades di Halut mencuat. Jika sebelumnya dugaan kecurangan terjadi di desa Jere kecamatan Gelela, kali ini di desa Samuda, kecamatan Galela Barat.

Dugaan kecurangan di Samuda lalu disikapi warga dengan menggelar aksi di kantor bupati Rabu (9/10). Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menuntut (Germut) lalu mendesak bupati Frans Manery agar membatalkan suara hingga pelantikan Kades terpilih nomor urut 1, Erwin Rasai karena diduga menggunakan ijazah palsu.

"Kami masyarakat desa Samuda kecamatan Galela Barat secara tegas menolak kemenangan Erwin sebagai kades karena kami tidak mau pimpinan kami memiliki ijazah palsu,"teriak Jeferson Luoko selaku  Korlap aksi dalam orasinya. Dengan menumpangi satu unit truk dilengkapi sound sistem, massa juga bakal membawa persoalan ini Polres akan dikawal hingga ke meja pengadilan.

"Dugaan kami ijazah yang digunakan palsu”koar Jeferson. Menanggapi tuntutan massa aksi, Kabid administrasi Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Frangky Hole saat hearing berjanji untuk menindaklanjuti tuntutan massa aksi. “Laporan yang masuk ke panitia Pilkades  kabupaten sampai saat ini tercatat sudah 10 desa yang diduga bermasalah. Ini sudah termasuk  desa Samuda. Makanya, kami akan melalukan pembahasan di internal pantia terkait persoalan ini,"katanya.

Sementara menyangkut dugaan ijazah palsu yang digunakan Erwin, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). “Hasilnya nanti akan kami sampaikan setelah ada keputusan dari panitia kabupaten,”tutup Franky yang juga masuk sebagai panitia Pilkades tingkat kabupaten. Setelah mendengar janji Franky, massa lalu membubarkan diri dengan tertib.(cr-04/aji)

 

Share
Berita Terkait

TKA Tiongkok Kuasai Malut

26/01/2019, 15:24 WIT

Oknum Anggota DPRD Halut Pesta Miras

06/02/2018, 15:55 WIT

Tutup Tambang Roko

07/02/2018, 13:57 WIT

Ketua KPU Halut Nyaris Dipukul Napi

18/04/2019, 13:16 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan