Rabu, 20 November 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Taspen Salurkan JKK Tewas

Taspen Salurkan JKK Tewas

Diposting pada 11/10/2019, 14:13 WIT
SANTUNAN : Pemberian santunan kepada Tuti Samad, istri almarhum Abdul Chatan bin As Djawa
SANTUNAN : Pemberian santunan kepada Tuti Samad, istri almarhum Abdul Chatan bin As Djawa

TERNATE- Taspen (Persero) Cabang Ternate menyalurkan Jaminan kecelakaan Kerja (JKK) tewas, THT dan Beasiswa sebesar Rp 327.945.500 kepada Abdul Chatan Bin As Djawa salah satu PNS Halmahera Barat (Halbar) yang diterima langsung oleh ahli waris Tuti Samad di kediamannya di Toboko, Kamis (10/10).

Kepala Taspen (Persero) Cabang Ternate, Fuji Widya Rachmadi mengatakan Taspen memiliki 4 program layanan yaitu THT, Pensiun, JKK dan JKM. karena itu Taspen memberikan santunan kepada salah satu ASN Halbar yang meninggal ketika menjalankan tugas. Satunan THT Rp 68.089.500, JKK Rp 234.856.000, Beasiswa Rp 25 juta sehingga totalnya Rp 327.945.500.

Menurut dia, proses JKK Tewas itu tidak semudah JKM. untuk JKM, taspen langsung wawancara ahli waris, dan bersangkutan masih aktif di instansi dan meninggal aktif maka  JKM nya lansgung diberikan, sementara JKK tewas yaitu kejadian saat kedinasan dan harus ada surat tugas dari kepala instansi atau kepala daerah yang wajib hadir dan penetapan dan permintaan JKKT Tewas untuk untuk diterbitkan SK Tewas ke BKN nya karena yang menerbitkan JKK tewas yaitu BKN. “kalau sudah ada SK Tewas akan masuk ke Taspen dan diferifikasi kembali  dan jika berkas lengkap langsung dibayarkan,” ujarnya.  Nominal JKK tewas juga lebih besar karena JKK tewas dalam kondisi kedinasan.

Dia juga menyampaiakan agar instansi yang memiliki resiko kerja yang tinggi seperti satpol PP, lingkungan hidup dan yang bekerja di samping jalan saat meninggal dalam kedinasan dinyatakan tewas. Karena itu pemda dapat mendaftarkan para non ASN (honorer) untuk JKK tewas sehingga ketika meninggal saat menjalankan tugas bisa dapat JKK tewas.

Fuji juga menuturkan beasiswa yang diberikan kepada anak juga memiliki platform yaitu apabila anak usia SD mendapatkan Rp 45 juta, SMP Rp 35 juta, SMA Rp 25 juta dan kuliah Rp 15 juta, tapi beasiswa yang diberikan yaitu anak dengan usia paling dibawah karena itu ASN halbar meninggal memiliki 3 orang anak tapi tinggal satu yang masih sekolah SMA sehingga mendapatkan Rp 25 juta diluar dari tunjangan hari tua, JKK tewas dan asuransi kematian serta uang pensiun bulanan.

Selain itu taspen akan terus sosialisasi terkait dengan JKK agar suamnya dapat mengetahui agar ketika berada dalam kondisi meninggal saat dinas bisa mengajukan JKK tewasnya. Pada prinsipnya taspen tidak pernah mempersulit dalam pengsurusan apapun selama semua prosedurnya terpenuhi. (tr-02)

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan