Jumat, 15 November 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / 35 Pengungsi Wamena Asal Malut Tiba di Ternate

35 Pengungsi Wamena Asal Malut Tiba di Ternate

Diposting pada 14/10/2019, 14:17 WIT
TIBA: Para pengungsi dari Wamena, Papua asal Maluku Utara saat tiba di Ternate, kemarin (13/`10). Mereka pun telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing oleh Pemprov Malut.
TIBA: Para pengungsi dari Wamena, Papua asal Maluku Utara saat tiba di Ternate, kemarin (13/`10). Mereka pun telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing oleh Pemprov Malut.

Ardians: Mereka Sudah Pulang ke Daerah Masing-masing

Editor : Jufri Duwila

Peliput : Muhatir S. Badaruddin

TERNATE-Permasalahan yang terjadi di Papua khususnya di Kabupaten Wamena membuat warga merasa trauma. Seperti yang dialami warga asal Maluku Utara (Malut) yang ada di Wamena.
Lantaran tak tahan dengan rusuh yang terjadi di daerah tersebut , mereka memilih pulang kampung. Mereka pun tiba di Ternate pada Sabtu (12/10) pada pukul 10:30 WIT  Mereka berjumlah 35  orang (lihat grafis).

 Para pengungsi ini diminta agar berkumpul di ruang tunggu pelabuhan dan selanjutnya pemeriksaan kesehatan oleh Dinas kesehatan Provinsi Maluku Utara dan setelah itu dibawa ke aula Himo-Himo yang berada di Kelurahan Tabona.

M. Nur (51) pengungsi asal Pulau Moti yang sudah 27 tahun berada di Wamena, Papua mengatakan bahwa  keadaan di Wamena sudah kondusif, sudah ada aparat keamanan yang menjaga. “Akan tetapi kami memilih kembali karena merasa trauma atas kejadian, terutama anak-anak serta yang juga sesalkan tidak perwakilan dari Pemerintah Daerah ataupun DPRD yang datang melihat kondisi kami warga asal Malut yang berada di Kabupaten Wamena maupun Jayapura,” tuturnya.

"Kami tidak ada yang koordinasi tiket pulang, kesini pun ditanggung masing-masing,” imbuh dia.
Abdul Gani, pengungsi lainnya membenarkan bahwa ada trauma bagi anak-anak sekolah pasca kejadian tersebut. “Untuk itu kami memilih agar kembali sementara di kampung halaman,”  tutur bapak asal pulau Makian yang sudah 25 tahun berada di Wamena.

Absul menambahkan saat kejadian terjadi, para warga pendatang mengungsi ke Polres dan Kodim. Sementara itu menurut Ketua Posko Relawan Al Munawar Hasby Yusuf, para pengungsi yang tiba akan dibawa ke Himo-Himo untuk berkumpul sementara,” ujarnya.

Sementara itu, Ardians Thomas, Kadis Sosial Provinsi menyatakan, para pengunsi ini dibawah ke Himo-Himo untuk didata dan dipulangkan ke daerah masing- masing. "Mereka sudah pulang kampung halaman. Yakni ada yang ke Haltim, Moti dan Halut serta biayanya ditanggung Pemprov," tutupnya. (mg-03/jfr)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Dahlan Iskan