Jumat, 15 November 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Pemkot Kancing Anggaran, Festival Hiri Terbengkalai

Pemkot Kancing Anggaran, Festival Hiri Terbengkalai

Diposting pada 17/10/2019, 14:23 WIT
Festival : Masyarakat pulau Hiri saat menjemput Wali Kota Burhan Abdurahman berserta Forkopimda di Jikomalamo pada acara Festival Hiri, tahun lalu
Festival : Masyarakat pulau Hiri saat menjemput Wali Kota Burhan Abdurahman berserta Forkopimda di Jikomalamo pada acara Festival Hiri, tahun lalu

TERNATE- Komitmen Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, terus menghidupkan event pariwisata dan budaya di Kota Ternate guna menggairahkan ekonomi masyarakat patut dipertanyakan. Buktinya, festival Hiri tak bisa berjalan sesuai rencana karena Pemkot tidak mencairkan anggaran festival sebesar Rp 200 juta, padahal event tersebut telah masuk dalam agenda tahunan Pemkot dan anggarannya bahkan masuk dalam APBD induk tahun ini.

    Ketua Panitia Festival Hiri Sahroni Hirto mengaku, telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, namun Dinas Pariwisata tak bisa berbuat banyak, karena Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) belum mencairkan anggaran tersebut." Kami juga ke BPKAD tapi mereka saling tunjuk, membuat panitia bingung," ungkapnya.

    Karena ketersediaan anggaran yang tidak jelas dia mengaku, rundown acara sudah disiapkan terpaksa harus berubah. Sesuai jadwal, pembukaan festival oleh wali kota akan dilaksanakan pada 6 Oktober, namun terpaksa diundur ke tanggal 12 Oktober. “ Karena anggaran yang belum jelas kita mundurkan lagi hingga 26 Oktober. Kami tidak tahu apakah akan dimundurkan lagi atau seperti apa nanti, tergantung dari pemerintah, "terang Sahroni yang juga Ketua KNPI Kota Ternate ini.

    Saat ini panitia baru menyiapkan panggung acara dan kegiatan pra festival yang anggarannya bersumber dari partisipasi masyarakat. Panitia bahkan terpaksa berhutang untuk melaksanakan kegiatan tersebut. “ Padahal ini sudah menjadi agenda pemerintah. Harusnya tidak seperti ini,” tandasnya.

    Dia berharap, waktu yang sudah ditetapkan itu tidak lagi molor, karena disesuaikan dengan kedatangan wali kota pada 24 Oktober mendatang. “ Kami berharap waktunya tidak tergeser lagi,” pungkasnya.(udy/rul)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Dahlan Iskan