Senin, 16 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / Meriam London Dianggap Seperti Bayi Meriam London Dianggap Seperti Bayi

Meriam London Dianggap Seperti Bayi Meriam London Dianggap Seperti Bayi

Diposting pada 23/10/2019, 14:42 WIT
KECEWA: David Luiz tampak kecewa dengan kekalahan timnya usai laga Sheffield United vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Bramall Lane, 21 Oktober 2019. (AFP/OLI SCARFF)
KECEWA: David Luiz tampak kecewa dengan kekalahan timnya usai laga Sheffield United vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Bramall Lane, 21 Oktober 2019. (AFP/OLI SCARFF)

Buntut Kekalahan dari Tim Promosi

Editor : Erwin syam

JAKARTA - Arsenal dianggap seperti seorang bayi lantaran kalah dari klub yang baru saja promosi Liga Inggris Sheffield United. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh mantan pemain bertahan Manchester United yakni Patrice Evra.

Kejutan terjadi di Liga Inggris kala Sheffield United berhasil mengalahkan Arsenal di Stadion Bramall Lane, Senin (21/10/2019) atau Selasa dini hari WIB. Duel Sheffield vs Arsenal itu berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak oleh Lys Mousset pada menit ke-30. Arsenal Tergeser dari 4 Besar Kegagalan mencetak gol melawan tim promosi Liga Inggris ini merupakan kali pertama terjadi bagi The Gunners sejak 30 Desember 2006. Uniknya, kegagalan terakhir itu terjadi 13 tahun lalu, melawan Sheffield United juga, dan kalah dengan skor identik 0-1. Dengan demikian, catatan Arsenal menghadapi klub promosi kian minor dalam dua tahun terakhir.

Usai kekalahan yang mengejutkan tim Meriam London atas tim promosi tersebut, Patrice Evra ikut berkomentar. Meski Sering Dihujat Patrice Evra pun mengungkapkan bahwa Arsenal belum banyak berubah dalam beberapa tahun terakhir. Evra bahkan menyindir gaya permainan Arsenal yang dinilai tidak terkoordinasi seperti anak kecil yang baru bermain sepak bola.

"Saya memanggil mereka seperti bayi pada 10 tahun yang lalu dan kenyataannya masih seperti itu sekarang," ujar Evra seperti dikutip BolaSport dari Sky Sports. Evra mengaku tidak berniat mengejek Arsenal dengan pernyataannya tersebut. Ungkapan masih bayi tersebut menurutnya cocok menggambarkan kondisi Arsenal saat melawan Sheffield United. "Semua pemain terlihat bagus tetapi belum bisa menjadi tim yang memenangi gelar," ucap Evra. "Mereka gemar memainkan sepak bola cantik dan saya juga senang melawan mereka saat itu karena tahu akhirnya saya jugalah yang menang," tutur Evra menambahkan.

Menurut Evra, Arsenal saat ini masih belum memiliki sosok pemimpin yang mampu menjaga moral di tim mereka. Hal ini dinilainya membuat mental para pemain lemah dan tidak memiliki karakter yang kuat terutama melakoni laga-laga besar. Kehadiran pemain dengan nama besar seperti David Luiz, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Alexandre Lacazette juga belum cukup mengangkat mental tim. (Kompas/Lid)

Share
Berita Terkait

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

18/04/2019, 10:49 WIT

Asprov Panggil 43 Pemain

13/02/2019, 13:21 WIT

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan