Selasa, 10 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / Poci Cari Striker dan Wing Beck

Poci Cari Striker dan Wing Beck

Diposting pada 23/10/2019, 14:45 WIT
PEMANTAPAN: Tim Pra PON Sepak Bola Malut saat menggelar latihan kemarin
PEMANTAPAN: Tim Pra PON Sepak Bola Malut saat menggelar latihan kemarin

Tim Pra PON Malut Memulai Persiapan dengan Latihan Fisik

Editor : Haiyun Umamit

Peliput : Alfandi Bambang

TERNATE - Pelatih tim Pra PON sepak bola Provinsi Maluku Utara (Malut), Rahmat Rivai mulai melancarkan persiapan jelang perhelatan Pra PON cabang olahraga sepak bola. Pra PON sepak bola rencananya digelar pada bulan Desember 2019 mendatang.

Rahmat sendiri sejauh ini masih membutuhkan 2 pemain lagi guna melengkapi timnya yang berjumlah 22. Pemain yang paling diincar adalah pada posisi wing back kiri dan striker. Sementara para pemain yang tergabung dalam tim Pra PON ini sebelumnya dihimpun dari Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kepulauan Sula.
Rahmat memang tipikal pelatih yang memainkan sepak bola dengan seni. Penyelesaian akhir menjadi prioritas utama. Karena itu, kebutuhan striker yang tajam dalam skuad sangat diperlukan oleh pelatih. Rahmat tentu punya keinginan agar, seorang striker harus benar-benar memiliki potensi yang cukup diandalkan di lini depan.

"Kita sudah punya daftar 20 pemain, tapi sementara masih 18 karena 2 pemain belum bergabung. Mereka adalah Bursanudin Ahya (Liga II Madura United), dan Dodi Jim (Liga II Persik Kediri). Selain itu kita masih butuh 2 pemain lagi," ucap Rahmat kemarin.

Persiapan jelang Pra PON mulai dilakukan Senin (21/10), di lapangan Gambesi Ternate Selatan. Sementara perekrutan pemain sudah berjalan sejak kurang lebih empat bulan lalu. Untuk 2 pemain yang sementara ini dicari, wajib diperoleh Rahmat dalam waktu dekat.

"Dalam Minggu ini saya fokus kekuatan fisik pemain. Kita akan latihan di pasir, kemudian naik tanjakan, setelah itu baru turun ke lapangan," kata Rahmat dalam mengurai tahap latihannya.
Rahmat memang fokus untuk memantapkan tim. Pasalnya, cabang olahraga sepak bola memang menjadi target ketua umum Asprov untuk bisa lolos PON dan bisa meraih medali. Karena itu, sejak awal tahapan seleksi yang digelar Rahmat juga cukup kompetitif. Asprov telah mengundang pemain-pemain dari seluruh kabupaten/kota untuk mengikuti seleksi. Hal itu diperlukan agar pelatih bisa memantau dengan teliti, pemain-pemain yang berpotensi masuk tim atau tidak.

Selain itu, sejak usai seleksi pemain diliburkan kurang lebih 2 bulan. Tidak ada aktivitas latihan. Dengan demikian, pemain-pemain yang sudah dipanggil tersebut tentu harus dibentuk ulang oleh pelatih untuk meningkatkan stamina dan performa individu. Begitu juga dengan pelatih. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah pelatih Rahmat Poci Rivai yang cukup besar.

“Jadi kami untuk tahapan awal ini harus intensi latihan fisik. Setelah itu barus masuk lapangan dan memantapkan strategi dan kekompakan tim. (mg-01/yun)

Share
Berita Terkait

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

18/04/2019, 10:49 WIT

Asprov Panggil 43 Pemain

13/02/2019, 13:21 WIT

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan