Senin, 16 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / PKPI Halsel dan Provinsi “Memanas”

PKPI Halsel dan Provinsi “Memanas”

Diposting pada 25/10/2019, 14:45 WIT
PENJARINGAN : Ketua Desk Pilkada DPK PKPI, Adi Hi. Adam Saat menerima berkas pendaftaran dari Jefri The, salah satu bakal calon bupati, Kamis (24/10)
PENJARINGAN : Ketua Desk Pilkada DPK PKPI, Adi Hi. Adam Saat menerima berkas pendaftaran dari Jefri The, salah satu bakal calon bupati, Kamis (24/10)

Tahapan Penjaringan Beda Versi

Editor : Fitrah A Kadir

Peliput : Samsir Hamajen

LABUHA-Tahapan penjaringan Bakal Calon (Bacalon) oleh DPK Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) kabupaten Halsel kembali diperpanjang. Perpanjangan waktu penjaringan Bakal Calon (Bacalon) berlangsung hingga Januari mendatang. Keputusan DPK PKPI Halsel berdasarkan edaran Dewan Pimpinan Nasinonal (DPN) PKP Indonesia dengan nomor 01/SE/DPN PKP IND/X/2019, sebagaimana ditandatangani langsung Ketua Umum (Ketum) Diaz Hendropriyono dan Sekjen Verry Surya Hendrawan. Dalam isi surat edaran DPN PKPI pusat, memerintahkan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) dan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) untuk melaksanakan tahapan penjaringan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Melalui tahapan penjaringan, seluruh pengurus di DPK dan DPP juga diharuskan membuka posko penjaringan disertai struktur organisasi yang terdiri dari ketua, sekrtaris dan bendahara. "Kita diperintahkan membentuk posko penjaringan dan ini sudah kita laksanakan,”aku ketua desk Pilkada DPK PKPI, Adi Hi. Adam, Kamis (24/10). Dia menambahkan, sejak surat edaran DPN diterima, langsung ditindaklanjuti DPK PKPI Halsel dengan membuka pendaftaran Bacalon secara terbuka. Dikatakan Adi, pendaftaran Bacalon di PKPI dimulai sejak Kamis (24/10) hingga Januari mendatang. "Hari ini kita resmi buka pendaftaran penjaringan,”akunya. Sebelumnya, DPK PKPI Halsel melalui Apales dan Wiriyawan selaku pengurus DPK sempat telah melaksankan tahapan penjaringan. Hasilnya, ada dua nama Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang telah mendaftar. Mereka diantaranya Hi. Usman Sidik dan Bahri Hamisi. Namuan, tahapan penjaringan versi ketua DPK Bahrain Kasuba menilai jika tahapan panjaringan sebelumnya, inprosedural atau cacat hukum. “Jadi tahapan penjaringan yang dilakukan sebelumnya oleh Apales dan Wiriyawan itu ilegal,"aku Adi. Sebab kata dia,

Dalam tahapan penjaringan sebelumnya, tidak sesuai surat edaran DPN PKPI pusat dan melalui ketua DPK Bahrain Kasuba yang secara legal, diangkat DPN lewat SK. Meski begitu, Adi mengaku kalau nama-nama seperti Hi. Usman Sidik dan Bahri Hamisi yang telah mendaftar sebelumnya, tetap diakomodir dalam pleno penetapan bakal calon, Januari 2020 mendatang. “Jadi tidak ada yang diabaikan karena PKPI terbuka bagi siapa saja,”tambahnya. Seteleh pleno penetapan di tingkat kabupaten nanti, nama-nama dari Bacalon akan diserhakan ke DPN melalui DPP Malut. “Tahapan ini telah diatur sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis). Dan sesuai himbauan DPN, kita diminta supaya tidak gegabah melakukan seleksi sehingga terjebak pada kepentingan personal,”katanya. Dihari pertama penjaringan, ada nama Jefri The yang sudah mendaftar sebagai bakal calon bupati. "Jadi total yang sudah mendaftar hingga saat ini ada tiga orang. Yakni Hi. Usman Sidik, Bahri Hamisi dan Jefri The,”sebut Adi. Tahapan penjaringanversi Bahrain Kasuba lantas menuai reaksi ketua DPP PKPI Malut, Marul

Hi. Ibrahim. Saat dimintai tanggapan, Marsul justru secara tegas mengatakan jika tahapan penjaringan DPK PKPI Halsel versi Bahrain Kasuba, ilegal . Dikatakan, sesuai Juknis kepartaian, tidak ada perpanjangan tahapan penjaringan. Sebab kata dia, tahapan penjaringan sebelumnya sudah dilakukan dan ditetapkan pihaknya. Bahkan sambung Masrul, nama Bacalon yang pihaknya juga telah diserahkan ke DPN PKPI pusat. “Dalam juknis, tidak ada perpanjangan, dan kami DPP PKPI Malut tetap bersandar dengan penjaringan sebelumnya karena berkas sudah dibawa ke DPN,”pungkansya.(sam/aji)

 

Share
Berita Terkait

Lahir di Tengah Gempa

24/07/2019, 14:21 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan