Sabtu, 14 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Kuker KPU Halsel Berakhir

Kuker KPU Halsel Berakhir

Diposting pada 31/10/2019, 14:30 WIT
KOMPAK:Foot bersama rombongan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Halsel dan komisioner provinsi Jawa Barat, Rabu (30/10)
KOMPAK:Foot bersama rombongan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Halsel dan komisioner provinsi Jawa Barat, Rabu (30/10)

LABUHA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Halel beserta staf tampakserius untuk memaksimalkan kinerja dalam menghadapi Pilkada 2020 mendatang. Keseriusan KPU ditunjukan dalam Kunjungan Kerja (Kuker) di sejumlah KPU kota dan provinsi di Jawa. Jika sebelumnya, Darmin Hi. Hasyim selaku ketua KPU Halsel sempat menyambangi KPU kota Yogyakarta dan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kali ini, Kuker berlanjut ke ke KPU provinsi Jawa Barat (Jabar). Seperti diketahui sebelumnya, maksud dari Kuker yang dilakukan Darmin bersama rombongan adalah upaya dalam meningkatkan kualitas kerja dan Sumber Daya Manusia (SDM). Kedatangan Darmin bersama dua rekannya, yakni Muhamamd Agus umar dan Yaret Colling serta Kasubag Program Sofyan Zakaria, Kasubag Tehnis dan Parmas Ali Idris, Kasubag Keuangan Umum dan Logistik Nasriaty Abae disambut komisioenr KPU Jabar. Mereka diantaranya Undang Sariatna selaku Koordinator Devisi (Koordiv) SDM dan ketua devisi logistik, Nina Yuningsih. Dalam kesempatan ini, Darmin mengtatakan, kedatangan pihaknya.

Bertujuan untuk sharing terkait dengan peningkatan SDM dan aplikasi pemilu. "Ada tiga hal yang yang ingin kami sharing dan juga perlu tahu, mulai dari metode peningkatan SDM, pemilu berbasis aplikasi dan rumah pintar,"sebut Damrin, membuka percakapan dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor KPU Jabar. Menanggapi ini, ketua devisi SDM KPU provinsi Jabar, Undang Sariatna menjelaskan, peningkatan SDM di internal mereka marujuk sistem birokrasi. Sementara untuk bidang teknis lainnya, diberi penguatan melalui pelatihan dan Diklat kepemiliuan. Hal yang sama juga berlaku untuk pejabat sruktural, guna menambah wawasan pengetahuan. Ini, lanjut Sariatna, diharapkan bisa melahirkan SDM yang berkualitas. “Untuk peningkatan SDM, kami lebih banyak  memberikan pelatihan dan Diklat tentang Pemilu,"jelasnya. Senada juga disampaikan Kordiv logistik, Nina Yuningsih. Dikatakan Nina, partisipasi pemilih provinsi Jabar naik signifikan sejak 2018. Dalam meningkatkan partisipasi pemilih, pihaknya bekerjasama dengan 50 universitas yang tersebar di Jabar untuk melakukan sosialisasi. Bentuk sosialisasi yang melibatkan perguruan tinggi, kata Nina, dikemas dengan berbagai kreasi dan inovasi. Selain itu, ada juga metode lain yang digunakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Yakni dengan menampilkan slogan wahana wisata politik dalam sosialisasi. Tidak hanya perguruan tinggi, KPU Jabar juga melibatkan relawan demokrasi di 623 kecamatan se provinsi Jabar. Sesuai DPT, sebut Nina, jumlah pemilih di provinsi Jabar mencapai 33.276.903 jiwa yang tersebar di 27 kabupaten dan kota. “Untuk hibah yang dianggarkan sebesar Rp 1,3 triliun. Sedangkan untuk aplikasi, kita bekerjasama dengan ITB. Jadi dalam aplikasi, KPPS langsung mengirimkan bukti foto plano yang ada di 75 ribu TPS kemudian dihitung di dalam sistem,”tandas Nina. Setelah bertatap muka, rombongan KPU Halsel diajak untuk melihat langsung aktivitas di rumah pintar. Di kesmepatan ini, rombongan KPU Halsel melihat langsung aplikasi sistem yang digunakan KPU provinsi Jabar saat Pileg 2019 kemarin.(sam/pn/aji)

 

Share
Berita Terkait

Lahir di Tengah Gempa

24/07/2019, 14:21 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan