Selasa, 10 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / HUT Halteng Berlangsung Meriah

HUT Halteng Berlangsung Meriah

Diposting pada 01/11/2019, 14:41 WIT
PENYERAHAN: Tiga Sangaji (Sangaji Poton, Sangaji Were dan Sangaji Gebe) menyerahkan lambang daerah kepada Bupati Edi Langkara dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Halmahera Tengah, Kamis (31/10) kemarin FAHRUDIN UDI
PENYERAHAN: Tiga Sangaji (Sangaji Poton, Sangaji Were dan Sangaji Gebe) menyerahkan lambang daerah kepada Bupati Edi Langkara dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Halmahera Tengah, Kamis (31/10) kemarin FAHRUDIN UDI

WEDA – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) ke-29 di Pendopo Falcilno Weda, Kamis (31/10) berlangsung khidmat. HUT kali ini menjadi momen bahagia bagi semua masyarakat Halmahera Tengah karena pemkab menyiapkan makan minum (mami) gratis bagi masyarakat.

    Bupati Edi Langkara dalam sambutannya mengatakan, kini 29 tahun telah berlalu, tugas kita semua adalah melanjutkan pembangunan yang telah dirintis para pendahulu dengan memastikan agar tidak ada kelompok masyarakat yang terabaikan dalam proses pembangunan. "Kami berkomitmen dalam pemerintahan Elang-Rahim pembangunan akan terus dipacu untuk menjangkau dan mengangkat seluruh derajat lapisan masyarakat," ucapnya.

    Mantan anggota DPRD Provinsi (Deprov) Malut ini menyampaikan hal ini menjadi bagian penting dalam visi besar pemerintahan Elang-Rahim. Yakni Halmahera Tengah maju sejahtera berlandaskan Fagogoru. "Kesejahteraan rakyat diletakkan sebagai cita-cita yang apapun tantangannya, harus bisa kita raih dan tidak ada cara lain untuk bisa mencapai kesejahteraan, kecuali melalui jalan pembangunan," ungkapnya. Selain itu, kaitan dengan pembangunan tentu sudah banyak prestasi yang diraih. Namun, bukan berarti pembangunan yang kita lakukan selama ini bukan tidak ada hambatan. ”Tantangannya selalu ada, tetapi alhamdulillah semuanya bisa kita lewati. Baik tantangan yang sifatnya teknis maupun substantif. Untuk melihat lebih jauh capaian yang kita raih, dan kemungkinan pembenahan yang harus dilakukan tentu dibutuhkan beberapa instrumen. Satu diantaranya adalah menghadirkan pameran Expo Pembangunan," jelasnya.

    Politikus Partai Golkar itu berharap momen ini masyarakat mendapatkan informasi secara langsung capaian pembangunan Elang-Rahim di tahun 2019. "Selama pemerintahan berjalan 1 tahun 10 bulan, sejumlah torehan prestasi sudah kita lakukan. Diantaranya, membangun birokrasi yang bersih profesional dan melayani sebagai misi pertama. Salah satunya meningkatkan opini pengelolaan keuangan daerah dari WDP ke WTP oleh BKP RI," tukasnya. Selanjutnya membangun infrastruktur dasar, dan konektivitas wilayah. Menjawab misi kedua ini, pemkab melaksanakan berbagai program strategis pada sektor pekerjaan umum, seperti program strategis multi years sebanyak 7 paket. Salah satunya pembangunan Pasar Fagogoru yang sementara berjalan.

       Pada sektor perumahan dan pemukiman, pemkab telah membangun rumah sangat sederhana sebanyak 255 unit dan rumah instan sebanyak 100 unit yang tersebar di semua kecamatan. Mengembangkan potensi sumber daya alam dan menciptakan iklim investasi sebagai misi ketiga. Untuk menjawab misi ini, pemkab telah melakukan berbagai program strategis pada sektor ekonomi seperti di sektor pertanian. Salah satunya membangun jalan usaha tani. ”Ini untuk memperlancar mobilisasi hasil pertanian,” ujarnya. Sektor pariwisata, pemkab telah membangun infrastruktur pendukung kepariwisataan.

    Selanjutnya, mewujudkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata dan bermutu. Untuk menjawab misi ini pemkab dalam waktu 1 tahun 10 bulan melakukan berbagi kegiatan di sektor ini. Seperti sarana dan prasarana pendidikan, subsidi pendidikan pada perguruan tinggi, baik program S1, S2 dan S3. Di sektor kesehatan, yakni meningkatkan fasilitas layanan kesehatan di seluruh puskesmas dan pustu serta ambulance di seluruh kecamatan.

    Selain itu, mengembangkan budaya, hukum dan HAM dalam kehidupan masyarakat yang berlandaskan falsafah Fagogoru. Pada misi ini, pemkab telah melaksanakan program pada sektor kebudayaan. "Sektor ini pemkab melakukan revitalisasi artefak sejarah dan kebudayaan melalui arsip sejarah maupun lainnya. Pada sektor Hukum dan HAM pemkab telah melakukan penyuluhan hukum," ucapnya.

    Sementara progres pembangunan selama 1 tahun 10 bulan, yang disampaikan bukanlah ungkapan dari sebuah keniscayaan belaka, melainkan ada sebuah fakta yang harus disampaikan kepada seluruh masyarakat Halteng. "Karena dukungan dari semua masyarakatlah progres itu dapat kami capai. Kami akan terus bekerja tuntaskan program yang sudah kami tuangkan dalam dokumen rencana pembangunan daerah," ungkapnya.(mpf/adv/met)

 

Share
Berita Terkait

Panwascam Temukan Pemilih Ganda

05/04/2018, 12:34 WIT

18 Perusahaan Beroperasi di Halteng

28/03/2019, 12:18 WIT

WBN Siap Serap 15 Ribu Tenaga Lokal

31/08/2018, 12:40 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan