Sabtu, 07 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Target 14 Ribu Jiwa Masuk BPJSKes

Target 14 Ribu Jiwa Masuk BPJSKes

Diposting pada 06/11/2019, 14:33 WIT
JAMINAN SOSIAL : Pertemuan Syekkab Syahril Abd Radjak bersama BPJS kesehatan provinsi di ruang sekkab. Selasa (5/11)kemarin.
JAMINAN SOSIAL : Pertemuan Syekkab Syahril Abd Radjak bersama BPJS kesehatan provinsi di ruang sekkab. Selasa (5/11)kemarin.

Aparat Desa dan BPD Jadi Fokus Pemkab

Editor : Muhammad Nur Husen

Peliput : Samsudin Chalil

JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat menargetkan 14 ribu jiwa yang akan didaftarkan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJSKes) tahun 2020 mendatang. Hal ini disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Syahril Abd Radjak saat pertemuan dengan Kepala Cabang BPJS Provinsi Maluku Utara Steven Revien Virlandra, Kepala BPJS Halbar Steven Nender, serta beberapa pimpinan SKPD terkait di ruang rapat Sekkab, Selasa (5/11).

    Pertemuan dalam rangka menerapkan Universal Healt Coverage (UHC), sehingga pertemuan kemarin membahas program-program yang akan medorong semua masyarakat Halbar terdaftar dalam BPJSKes. Karena di Halbar masih ada sekitar 14 ribu jiwa yang belum tercover masuk dalam daftar BPJSKes.“Kita usahakan 14 ribu jiwa harus tercover masuk dalam program BPJSKes,”ungkap Sekkab Syahril Abduradjak, ketika diwawancarai usai pertemuan, kemarin.

    Setelah, target 14 ribu jiwa sudah masuk dalam daftar BPJSKes, kata Syahril, selanjutnya difokuskan pada aparat desa dan BPD beserta keluarga, agar bisa terdaftar ke BPJSKes, sehingga apabila aparat desa ataupun keluarganya sakit sudah tidak repot lagi jika ke rumah sakit karena sudah terdaftar di BPJSKes.” Jadi untuk 14 jiwa itu kita akan anggarkan di APBD tahun 2020, sehingga apabila program UHC ini diterapkan maka pemkab akan menyediakan anggaran sebesar Rp 18-20 miliar, agar pengobatan bisa dilakukan secara gratis,”katanya.

    Sementara Kepala BPJS Halbar Steven Nender menambahkan, kerjasama BPJSKes dan Pemkab Halbar merupakan salah satu program membahas mendaftarkan aparat desa ke dalam BPJSKes, serta mekanisme pemotongan dan pembayaran jaminan kesehatan. Kemudian mengenai program UHC diharapkan bisa di akomodir lewat APBD.”Jadi masyarakat yang belum terdaftar di BPJSKes, kita bersama pemkab halbar akan berusaha mengcover semua untuk dianggarkan lewat APBD. Masyarakat yang terdaftar juga akan diberikan kartu Jaminan Kesehatan Nasional  dan Kartu Indonesia Sehat,”pungkasnya. (din/met )

Share
Berita Terkait

Jokowi Menang Telak di Desa Danny

18/04/2019, 13:04 WIT

Danyonif RK 732/Banau Berganti

07/12/2018, 12:50 WIT

Sehari, Empat Tewas di Jalan

12/03/2018, 12:37 WIT

Jembatan Goin - Kedi Tuntas 2020

22/07/2019, 14:17 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan