Jumat, 15 November 2019

 Headline
MALUT POST / / WNA Tewas di Areal PT IWIP

WNA Tewas di Areal PT IWIP

Diposting pada 07/11/2019, 17:59 WIT
TKP: Lokasi jatuhnya korban Ma Hou Bing hingga meninggal dunia di areal perusahaan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
TKP: Lokasi jatuhnya korban Ma Hou Bing hingga meninggal dunia di areal perusahaan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

WEDA – Tenaga kerja asing (TKA) asal China, Ma Hou Bing (61), yang bekerja di perusahaan subkontraktor tewas di klinik milik PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Selasa (5/11) sekira pukul 14.20 WIT. Penyebab meninggalnya korban masih simpang siur karena ada beberapa keterangan yang berbeda, baik dari penyidik kepolisian maupun karyawan. 

    Menurut Dokter Astrid, korban dilarikan ke klinik dalam kondisi tak sadarkan diri. Kondisi tubuhnya memar di bagian pinggang sebelah kanan. Meski sudah mendapatkan pertolongan pertama oleh tim medis, namun nyawanya tidak bisa tertolong."Saat dibawa ke klinik korban tidak sadar. Kami lalu melakukan penanganan awal hanya saja korban meninggal dunia," ucapnya. 

    Sementara informasi yang diperoleh dari salah satu saksi mata bernama Fu Gou Yi, saat itu korban berjalan dari arah perusahaan menuju Desa Lelilef Kecamatan Weda Tengah, Selasa (5/11) sekitar pukul 11.18 WIT. Tiba-tiba saksi mata yang juga berkebangsaan China ini melihat korban terjatuh di tebing di bilangan tower PT IWIP. Korban yang saat itu masih dalam keadaan sadar menahan saksi dan memberitahukan bahwa dia terjatuh dari tebing. Mendengar itu, saksi langsung bergegas menghubungi rekannya yang juga karyawan bernama Ma Tong Ji untuk menjemput korban agar membawanya ke klinik.  

    Sementara informasi dari salah satu sumber terpercaya yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, korban adalah karyawan PT IWIP dan kecelakaan yang dialami merupakan kecelakaan kerja. Sebab saat itu korban berada di lokasi kerja. Menurutnya, korban terjepit dengan pipa besi yang dipindahkan operator alat berat saat akan disambungkan dengan pipa lain.

Namun menurut Kasat Reskrim Polres Halteng IPTU Anthonio Effan Sulaiman, korban tersebut bukan karyawan PT IWIP. "Korban datang ke sana mungkin ada kerja sama sehingga ingin melakukan survei ke kantor IWIP. Setelah urusan selesai korban langsung keluar," jelasnya.

Ia menceritakan, kemungkinan korban mengalami penyakit sehingga langsung terjatuh. "Temannya melihat korban sudah jatuh. Korban lalu ditolong dan dibawa ke klinik. Kemungkinan korban drop dan meninggal dunia. Jadi meninggalnya bukan kecelakaan kerja. Memang di lingkungan IWIP tetapi bukan di lokasi kerja,” ungkapnya.

    Effan mengatakan pihaknya sudah memeriksa dua saksi. Satu saksi yang saat itu menemukan korban terjatuh. Saksi langsung menghubungi manajer China untuk memberitahukan korban terjatuh. "Mendengar itu sang manajer bergegas datang kemudian membawa korban ke klinik. Setelah dicek di klinik ternyata penyebabnya bukan kecelakaan kerja dan korban juga bukan karyawan. Namun korban datang ingin kerja sama," ucapnya.

Selain penyidik, pihak IWIP juga mengaku korban bukan karyawan PT IWIP melainkan salah satu perwakilan dari kontraktor atau supplier. Kecelakaan itu, menurut manajemen perusahaan terjadi di luar jam kerja dan bukan karena kegiatan kerja. Perusahaan sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk diinvestigasi.(mpf/met)

 

Share
Berita Terkait

Panwascam Temukan Pemilih Ganda

05/04/2018, 12:34 WIT

18 Perusahaan Beroperasi di Halteng

28/03/2019, 12:18 WIT

WBN Siap Serap 15 Ribu Tenaga Lokal

31/08/2018, 12:40 WIT

E-Paper

Dahlan Iskan