Sabtu, 14 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Puluhan Warga Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Warga Diduga Keracunan Makanan

Diposting pada 12/11/2019, 14:59 WIT
DIRAWAT: Korban keracunan makanan saat dirawat di Puskesmas Wairoro Kecamatan Weda Selatan, Sabtu (9/11) akhir pekan lalu.
DIRAWAT: Korban keracunan makanan saat dirawat di Puskesmas Wairoro Kecamatan Weda Selatan, Sabtu (9/11) akhir pekan lalu.

Korban Dirawat di Puskesmas Wairoro

Editor : Muhammad Nur Husen

Peliput : Fahruddin Udi

WEDA – Puluhan warga Desa Kluting Jaya Kecamatan Weda Selatan dilarikan ke puskesmas, Sabtu (9/11). Ini dilakukan karena warga yang menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Desa Kluting Jaya itu diduga keracunan makanan. Informasi yang dihimpun menyebutkan usai menyantap hidangan saat acara itu membuat warga sakit perut. Buntutnya sekitar 25 warga yang terdiri dari orang dewasa serta anak-anak itu dilarikan ke Puskemas Wairoro.

    Penyediaan makanan dalam hajatan ini adalah swadaya masyarakat, yakni nasi kotak yang berisikan mi goreng, ayam kecap dan telur goreng rebus. Sementara sejumlah korban menyampaikan keluhan yang diderita para pasien, yakni sakit perut berat, sakit kepala, diare dan panas tinggi serta pada saat mengonsumsi para korban belum nengalami kasus yang diduga keracunan. "Tanggal 10 November 2019 terdapat keluhan yang sama dari sejumlah orang dengan usia yang berbeda,"terang salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya. Atas kejadian tersebut tim tanggap dari Dinas Kesehatan langsung menurunkan tim ke Weda Selatan untuk melakukan pengecekan.

    Hingga kini Dinkes masih mengecek laboratorium terhadap bahan sampel makanan untuk memastikan penyebabnya. Terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rijja Rajana membenarkan laporan warga keracunan makanan. Dinkes sudah menurunkan tim medis maupun dokter menuju lokasi. Rijja mengatakan adapun Jenis makanan kita belum pastikan. Namun pihaknya  sudah mengambil sampelnya untuk dibawa ke laboratorium. Begitu juga korban yang diduga keracunan kita masih mendata, ada yang masih berada di rumah maupun di puskesmas yang sementara dirawat tim medis dan dokter.

       Dinkes menyiagakan satu mobil ambulance di Puskesmas Wairoro.”Kalau ada yang emergency langsung dirujuk ke rumah sakit Weda. Saat ini data korban diduga keracunan dan jenis makanan kita belum pastikan. Begitu juga jenis makanan.”Malam tadi saya menuju Puskesmas Wairoro untuk melakukan pengecekan dan monitoring sejauh mana tindakan dan kondisi para korban,”ungkapnya. Hingga saat ini korban diduga keracunan yang berada di Puskesmas Wairoro, ada yang sedang diinfus, ada juga yang rawat jalan.

       Sementara Kasat Reskrim Polres Halteng IPTU Anthonio Effan Sulaiman saat dikonfirmasi tak menampik. Sementara petugas Reskrim sudah berada di lokasi dan di Puskesmas Wairoro untuk mengambil data. Diketahui, 25 korban dugaan keracunan makanan itu adalah, Herlina Ibrahim (36), Hafid (12), Azura (4), Markum (50), Ilyas Karim (33), Naria (35), Artati (29), Ayu Elfida (26), Nikmanurhalisa (24), Nasir Saleh (29), Dewi Hi. Habel (40), Poniem (37), Yatimin (57), Rian Setiawan (10), Sumiati (32), Hariyadi (10), Ruslan Tamrin (30), Sitriani Bakri (30), Hales M. Nur (52), Maryam Marzuki (47),Risdayanti (16), Aliayasrin (13), Andrian (14), Nahrawi Sirajudin (34), Nurul Angraini  (7). (mpf/met)

 

Share
Berita Terkait

Panwascam Temukan Pemilih Ganda

05/04/2018, 12:34 WIT

18 Perusahaan Beroperasi di Halteng

28/03/2019, 12:18 WIT

WBN Siap Serap 15 Ribu Tenaga Lokal

31/08/2018, 12:40 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan