Minggu, 08 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Jaringan XL Masuk Loloda

Jaringan XL Masuk Loloda

Diposting pada 15/11/2019, 14:53 WIT
TELEKOMUNIKASI: Tower mini BTS yang sudah selesai dibangun di Kecamatan Loloda. Tower ini merupakan program Kementrian Kominfo untuk membuka akses layanan komunikasi.
TELEKOMUNIKASI: Tower mini BTS yang sudah selesai dibangun di Kecamatan Loloda. Tower ini merupakan program Kementrian Kominfo untuk membuka akses layanan komunikasi.

26 Titik Jaringan Wifi Tuntas Dikerjakan

JAILOLO – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat membuka akses jaringan telekomunikasi di wilayah kecamatan Loloda mulai terwujud. Hal ini tidak terlepas dari upaya Bupati Danny Missy yang terus membangun koordinasi dengan  Kementerian Kominfo RI melalui Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) untuk membangun jaringan telekomunikasi di Halbar.

    BAKTI adalah lembaga yang diberi tugas dari Kemenkominfo untuk membangun infrastruktur telekomunikasi dan informasi di daerah-daerah kategori Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T). Meskipun Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)  tahun ini melalui SK Menteri Desa PDTT telah menetapkan Kabupaten Halmahera Barat terentaskan dari kategori daerah tertinggal, namun secara geografis dan geopolitik masih membutuhkan sarana komunikasi dan informasi yang memadai, sehingga program pembangunan tower mini BTS dari Kementerian Kominfo masih terus berlanjut."Peluang inilah yang dimanfaatkan bupati melalui program penyediaan sarana prasarana telekomunikasi berupa pembangunan tower mini BTS di seluruh desa yang ada di Halbar yang belum tersedia jaringan operator seluler,”kata Kepala Dinas Kominfo Kehumasan Statistik dan Persandian Pemkab Halbar Chuzaemah Djauhar, Kamis (14/11).

       Hasil kerja keras ini pemkab ini membuahkan hasil di tahun 2019 karena Halbar kembali mendapat “jatah” delapan tower mini BTS plus internet 4G. Sedangkan Wifi public kuota yang diberikan BAKTI kepada Halbar cukup banyak, yakni 26 titik. Fasilitas internet gratis tersebut didistribusikan di seluruh Kantor Kecamatan, Puskesmas serta beberapa sekolah SD, SMP, SMA, SMK dan dua Madrasah. Kini fasilitas telekomunikasi dan informasi telah rampung dikerjakan, sebagian bahkan sudah dimanfaatkan warga dalam berkomunikasi maupun mengakses internet. Seperti Desa Salu Kecamatan Loloda. Akses informasi dan komunikasi di desa tersebut kini sudah terentaskan.

       Dengan operator XL, warga Salu sudah bisa menghubungi sanak keluarga di berbagai daerah. Hal yang sama juga dirasakan institusi pendidikan SMKS Fomarimoi Halbar. Sekolah Kejuruan yang terletak di Desa Tacim Kecamatan Sahu tersebut bertahun-tahun tidak menikmati akses internet, namun, masalah tersebut sudah teratasi."Di tahun 2016, Halbar sudah mendapat alokasi Tower Mini BTS dari Kominfo sebanyak 5 unit dan Wifi public 11 titik, kemudian tahun 2017, sebanyak 10 Tower Mini dan 2018 dua unit wifi publik,"katanya. Mantan Sekwan Halbar ini mengaku, untuk tower telkomsel di Kedi dan Ibu sementara  dikoordinasikan dengan pihak telkomsel Makassar untuk ugrade ke 4G. Selain itu di tahun 2020 nanti Diskominfo juga akan mendorong kehadiran BTS USO di desa-desa blink spot di Kecamatan Loloda dan Tabaru. (din/met)

 

Share
Berita Terkait

Jokowi Menang Telak di Desa Danny

18/04/2019, 13:04 WIT

Danyonif RK 732/Banau Berganti

07/12/2018, 12:50 WIT

Sehari, Empat Tewas di Jalan

12/03/2018, 12:37 WIT

Jembatan Goin - Kedi Tuntas 2020

22/07/2019, 14:17 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan