Kamis, 12 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Tanggap Darurat Ditetapkan Sepekan

Tanggap Darurat Ditetapkan Sepekan

Diposting pada 19/11/2019, 14:41 WIT
 TERIMA BANTUAN: Korban gempa di Batang Dua menerima bantuan yang dikirimkan posko GPM Imanuel Ternate, Senin (18/11). Sementara bantuan dari Pemkot Ternate sendiri baru dikirim ke daerah terdampak kemarin sore AMGPM EFATA MAYAU FOR MALUT POST
TERIMA BANTUAN: Korban gempa di Batang Dua menerima bantuan yang dikirimkan posko GPM Imanuel Ternate, Senin (18/11). Sementara bantuan dari Pemkot Ternate sendiri baru dikirim ke daerah terdampak kemarin sore AMGPM EFATA MAYAU FOR MALUT POST

TERNATE – Pemerintah Kota Ternate menetapkan masa tanggap darurat bencana gempa bumi 7,1 Skala Richter selama seminggu. Masa tanggap darurat dimulai sejak 15 November hingga 21 November mendatang dan tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 167/III.6/KT/2019. Sementara itu, bantuan yang digalang posko bencana GPM Imanuel Ternate sudah tiba di Kecamatan Pulau Batang Dua yang menjadi daerah terdampak dan telah didistribusikan untuk para korban kemarin (18/11).

Penetapan masa tanggap darurat ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate Hasyim Yusuf. Pertimbangan penetapan status ini adalah adanya kerusakan rumah warga maupun rumah ibadah akibat gempa Jumat (15/11) dini hari itu. “Penetapan tanggap darurat ini dengan dasar rumah warga yang mengalami kerusakan termasuk fasilitas umum dan juga warga yang telah mengungsi. Meskipun dampaknya tidak terlalu besar, tapi agar memudahkan akses penanganan dan bantuan, Pemkot melalui Wali Kota menetapkan masa tanggap darurat," ungkapnya kepada Malut Post kemarin.

Sore kemarin, tim gabungan BPBD Provinsi Malut, BPBD Kota Ternate, Polres Ternate maupun Kodim 1501/Ternate sudah bertolak ke Pulau Batang Dua. Mereka bakal bersandar di Kelurahan Mayau dan membawa bantuan logistik berupa beras, tenda maupun makanan siap saji. "Total bantuan yang dibawa mencapai 3 ton. 2 ton beras dan sisanya bahan kebutuhan lain," aku Hasyim.

Selain bantuan, BPBD juga membawa tim penanganan bencana kurang lebih 60 orang. Didalamnya termasuk personel Dinas Sosial Malut dan Ternate, serta tim kesehatan. “Jadi tim gabungan lintas SKPD, termasuk para awak media,” sambung Hasyim. "Untuk saat ini kami berikan dulu penanganan terhadap pengungsi. Setelah itu dilakukan pendataan terhadap kerusakan akibat dampak gempa, barulah diberikan dana penanganan untuk pembangunan kembali rumah maupun sarana ibadah yang rusak," tukasnya.

Sementara itu, bantuan yang didistribusikan melalui posko bencana GPM Imanuel Ternate tiba di Batang Dua kemarin. Bantuan itu dibawa berlayar KMP Bobara. “Jam 5 subuh tadi (kemarin, red) tiba Mayau dan langsung dicatat di posko relawan GPM Efata Mayau. Siang tadi semua bantuan sudah dibagikan sesuai daftar nama pengungsi yang ada di tangan relawan,” ungkap Ketua Tim Relawan Bencana AMGPM Efata Mayau, Alprens Poene.

Jumlah penerima bantuan sebanyak 209 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Mayau, 40 KK di Perum Bersatu, 8 KK di Lelewi dan di Bido sebanyak 3 KK. Menurut Alprens, untuk tikar dan selimut langsung ditempatkan di dua lokasi pengungsian yakni SMA Negeri 11 Ternate dan Lapangan Radio. "Di dua lokasi itu sudah dibangun tenda yang terpalnya berasal dari bantuan Sinode GPM di Ambon," kata Alprens.

Situasi Batang Dua malam tadi dilaporkan aman, meski gempa susulan masih mengancam. Warga juga masih kembali naik ke dua tempat pengungsian yang terletak di ketinggian sebagai langkah antisipasi.

Bantuan yang disalurkan posko GMP Imanuel sendiri terdiri atas 296 kardus mi instan, 50 kardus makanan bayi, 64 buah tikar, 44 buah selimut, 40 kilogram gula pasir, 15 kardus susu kotak, 18 kardus air mineral, 21 karung beras (@25 kilogram), 20 bungkus makanan ringan, 1 lusin minyak kayu putih, 40 buah perlak, 12 bungkus daun the, dan 1 kardus pakaian layak pakai. Bantuan tersebut berasal dari Polres Ternate, Darma Wanita Persatuan Ternate, Klasis Bacan, Ikatan Keluarga Siwalima, AMGPM Ternate dan masyarakat umum.(udy/kai)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan