Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Warga Tolak Perusahaan Sawit

Warga Tolak Perusahaan Sawit

Diposting pada 19/11/2019, 14:35 WIT
OLAK: Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga lima desa di Kecamatan Wasile Selatan di Kantor Camat setempat, Senin (18/11) kemarin. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas hadirnya PT Dede Gandasuling, perusahaan kelapa sawit yang akan beroperasi di wilayah tersebut.
OLAK: Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga lima desa di Kecamatan Wasile Selatan di Kantor Camat setempat, Senin (18/11) kemarin. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas hadirnya PT Dede Gandasuling, perusahaan kelapa sawit yang akan beroperasi di wilayah tersebut.

WASILE – Masyarakat Desa Loleba, Jikomoi, Waijoi, Yawal dan Tanure Kecamatan Wasile Selatan menggelar aksi di Kantor Camat Wasile Selatan, Senin (18/11). Aksi yang dimulai sekira pukul 11.00 WIT itu dengan tuntutan menolak PT Dede Gandasuling perusahaan kelapa sawit berinvestasi di wilayah setempat.

    Koordinator aksi Jens Komo Komo dalam orasinya mengatakan hadirnya perusahaan tersebut tidak diterima karena dinilai merugikan masyarakat. Ini karena izin lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dikantongi perusahaan masuk dalam areal perkebunan warga.”Jika perusahaan ini diizinkan beroperasi di atas lahan HGU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara, akan merusak hasil perkebunan kelapa miliki warga yang selama ini dinikmati masyarakat. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan memblokir aktivitas lalulintas di jalan Trans Halmahera Timur tanpa batas yang ditentukan,"tegasnya.

    Sementara Kepala Seksi Pemberdayaan Masyakat Kantor Camat Wasile Selatan Mukaram Hi Ahmad di hadapan masa aksi berjanji, menindaklanjuti tuntutan masyarakat tersebut kepada Pemkab Haltim dan Pemprov Maluku Utara,"tuntutan warga ini akan kami lanjutkan kepada pemerintah daerah,"janjinya. (ado/met)

 

Share
Berita Terkait

80 Pemilih Coblos Dua SS

18/04/2019, 13:29 WIT

Calon Pengantin Gantung Diri

21/01/2019, 12:03 WIT

PT Antam Tinjau Kembali Hasil Tes

28/04/2018, 13:27 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan