Kamis, 12 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / OPINI / Pemprov, Jangan Lupa Bangun Sofifi!

Pemprov, Jangan Lupa Bangun Sofifi!

Diposting pada 20/11/2019, 14:14 WIT

SOFIFI - Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2020 mendatang mencapai 7 sampai 8 persen. Berdasarkan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, penyusunan RAPBD Tahun 2020 sangat penting dan strategis, terutama dalam menyikapi berbagai keperluan dan kebutuhan pembangunan pada tahun 2020. Ini sebagai tahun pertama RKPD untuk periode pemerintahan tahun 2019-2024.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Pemprov Malut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara Tahun 2020 sebesar 7 sampai 8 persen. Inflasi diperkirakan terkendali pada angka 2 sampai 4 persen, ekspor nonmigas ditargetkan pada kisaran 500 Juta US dollar, dan impor ditargetkan pada kisaran $150 juta, serta PDRB Per-kapita Atas Dasar Harga Konstan ditargetkan sebesar 21,5 plus minus Rp 1 Juta. Berdasarkan target indikator makro pembangunan tahun 2020, capaian realisasi pendapatan dan daya serap anggaran sampai 31 Oktober 2020.  

Namun, semua rancangan ini masih dinilai belum menyentuh pada ekonomi yang berbasis kerakyatan. ekonom Malut Mukhtar Adam menegaskan, target pertumbuhan ekonomi yang dirumuskan dalam KUA 2020 mestinya lebih optimis. Karena pertumbuhan 2018 sudah mencapai 7.82 persen, sedangkan semester 1 tahun 2019 mencapai 7.82 persen. Artinya pergerakan pertumbuhan ekonomi akan selalu tinggi diprediksi kisaran 8.00 persen sampai dengan 8.50 persen untuk 2020.

Sayangnya, pertumbuhan ekonomi yang perlahan tinggi ini tidak menyejahterakan rakyat Malut. Justru menambah beban kemiskinan dan pengangguran yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Semestinya, arah kebijakan ekonomi 2020 Pemprov lebih inklusif dengan mendorong basis ekonomi rakyat yang tumpuan ekonominya di sektor pertanian. Hal itu agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi bisa menekan beban dan berkurangnya kemiskinan yang ada di Maluku Utara. Tak hanya itu, fokus pemerintah tahun depan sudah mestinya menjadikan Sofifi sebagai ibu kota yang benar-benar menampakkan wajahnya sebagai ibu kota Provinsi. (*)

 

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan