Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Lalulintas Perikanan Malut Rp 378 M

Lalulintas Perikanan Malut Rp 378 M

Diposting pada 20/11/2019, 14:13 WIT
EKSPOR: Ekspor ikan tuna yang dilakukan melalui Bandara Sultan Babullah. Ft dok/malut post
EKSPOR: Ekspor ikan tuna yang dilakukan melalui Bandara Sultan Babullah. Ft dok/malut post

Vietnam Pasar Terbesar Ekpsor Ikan

Peliput : Suryani S. Tawari

Editor : Bukhari Kamaruddin

TERNATE- Sepanjang tahun ini hingga Selasa (19/11) kemarin, Stasiun Karantina  Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan (SKIPM) Ternate mengeluarkan 9.630 sertifikat lalulintas perikanan baik domestik masuk, domestik keluar, ekspor dan permohonan pengujian bakteri mikrobiologi.

“Domestik masuk 692 sertifikat,  domestik keluar 8.777 sertifikat, ekspor 40 sertifikat, permohonan pengujian bakteri mikrobiologi 121 sertifikat,” ucap Kepala Sub Seksi Pengawasan Pengendalian dan Informasi SKIPM Ternate, Basuki Dwi Arianto. Dia menuturkan SKIPM Ternate ditargetkan untuk mengeluarkan 10 sertifikat ekspor atau lakukan kegiatan ekspor hanya 10 kali tapi yang telah terealisasi sudah 40 kali, melebihi target.  Sedangkan untuk domestik ditargetkan 5.000 kali. Sesuai dengan data lalulintas perikanan, jumlahnya  tercatat 12.044.491 kilogram dan 461.981 ekor produk perikanan dikirim keluar Maluku Utara (Malut), dengan nilai mencapai Rp 378.501.071.440 untuk periode Januari- Oktober tahun 2019.

Volume total domestik keluar sebanyak 11.617.503 kilogram (96,5 persen dan ekspor 426.988 kilogram (3,5 persen). Daerah tujuan yaitu Manado dengan volume 3.681.921 kilogram atau 35,611 ekor dengan persentase 31,7 persen. Surabaya dengan volume 3.416295 kilogram, 14.645 ekor persentase 29,4 persen. Jakarta volume 2.880.635 kilogram, 184.897 ekor atau  24,8 persen. Makassar volume 884.797 kilogram, 695 ekor atau 7,6 persen. Ambon dengan volume 280.889 kilogram, 144.035 ekor atau 2,4 persen dan 4,1 persen ke daerah lainnya.

Sedangkan 5 negara tujuan ekspor yang paling dominan yaitu Vietnam, Jepang,  Taiwan, Amerika dan Korea. Jumlah ikan yang diekspor ke Vietnam sebanyak 66,3 persen atau 283.066 kilogram, Jepang 87.158 kilogram, Taiwan 21.816 kilogram, Amerika 21.140 kilogram dan Korea 13.762 kilogram. “Ekspor ikan didominasi tuna, cakalang, layang, tongkol dan udang vaname,” pungkasnya. (tr-02/onk).

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan