Minggu, 08 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / Persikota Raih Tiket Nasional

Persikota Raih Tiket Nasional

Diposting pada 20/11/2019, 14:28 WIT
CHAMPION : Punggawa Persikota Tikep merayakan gelar juara Piala Soeratin Zona Malut, kemarin
CHAMPION : Punggawa Persikota Tikep merayakan gelar juara Piala Soeratin Zona Malut, kemarin

Juara Perdana Piala Soeratin, Siap Buktikan Kemampuan \

Editor : Haiyun Umamit

Peliput : Alfandi Bambang


TERNATE - Kompetisi Piala Soeratin U-17 tahun zona Provinsi Maluku Utara (Malut) telah berakhir kemarin di Stadion Marimoi, Kota Tidore Kepulauan (Tikep). Gelar juara dipastikan telah diraih Persikota Tikep. Tiket nasional itu digenggam usai membungkam Persihalbar dengan skor menjanjikan 4-1.

Persikota Tikep mengakhiri kompetisi ini dengan perolehan poin terbanyak yakni 7. Disusul Persiter Ternate diperingkat 2 dengan 5 poin, Persihalsel 4 poin di peringkat ketiga, dan Persihalbar dengan poin 0 di peringkat terakhir. Di partai pertama kemarin, Persiter Ternate hanya mampu bermain imbang 1-1 versus Persihalsel.

Persikota Tikep di partai hidup mati kemarin menampilkan pola permainan menyerang dengan skema 4-3-3. Aliran bola dari lini belakan ke tengah kemudian dilanjutkan ke lini serang terlihat sangat teratur. Bahkan beberapa gol adalah murni kerja sama tim yang apik.

"Kerja sama tim di pertandingan penentu ini sangat baik. Apa yang saya sampaikan melalui evaluasi sebelumnya dilakukan dengan baik oleh semua pemain. Saya bersyukur dengan hasil ini," ucap Pelatih Persikota Hasan Soleman usai Pertandingan.

Ya, Persikota memang sewajarnya merasa bangga atas kesempatan tampil di seri nasional ini. Bagaimana tidak, capaian ini merupakan yang pertama kalinya bagi tim berjuluk Nuku Junior tersebut, khususnya pada kompetisi piala Soeratin.

Di samping itu, Hasan juga merasa sangat bersyukur atas dukungan penuh yang diberikan pemerintah Kota Tikep serta seluruh masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting atas kesuksesan Persikota menjuarai kompetisi ini. Menatap seri nasional, Hasan langsung membuka proyeksinya. Pelatih yang dikenal dengan sapaan Toyo ini selanjutnya akan melakukan persiapan yang lebih matang di sisa waktu dua bulan berikut.

Persikota Tikep memang tampil cukup konsisten sejak awal, dengan hasil tak pernah menelan kekalahan. Di laga pembuka, tuan rumah ini berbagi poin dengan kandidat kuat Persiter Ternate dengan bermain imbang 1-1. Kemudian, di laga kedua anak asuh Hasan Toyo ini sukses mengamankan tiga poin dengan mengalahkan salah satu tim kuat, Persihalsel dengan skor tipis 1-0. Kemudian, di partai terakhir kemarin, Persikota berhasil membungkam Persihalbar dengan skor telak 4-1.

Dengan hasil ini maka Persikota Tikep berhak untuk mewakili Provinsi Malut ke seri nasional. Seri Nasional sendiri rencananya digelar pada bulan Januari 2020 mendatang. Namun tempat pelaksanaan baru akan ditentukan kemudian oleh panitia seri Nasional.

Ini adalah juara perdana bagi Persikota Tikep sejak keikutsertaan di kompetisi kategori usia 17 tahun ini. Baru pertama kali merasakan raihan tiket seri nasional, Persikota langsung memiliki target untuk bisa membuktikan kemampuan mereka sebagai tim yang layak menjadi wakil Malut.

"Jelang seri nasional latihan akan kita tingkatkan. Yang jelas tim pelatih akan bersama-sama dengan pengurus dalam membenahi pasukan muda Nuku," ujarnya.

Di samping itu, Persiter Ternate yang merupakan peraih juara dua pada kompetisi ini tidak hadir saat seremoni penutupan. Menurut Sekretaris Panitia, Ismid Abdul Latif, semua tim hadir pada seremoni penutupan. Hal ini dinilai, Persiter tidak menjunjung tinggi sportivitas.

"Persiter tidak hadir di acara penutupan. Itu artinya bahwa Persiter tidak sanggup menjunjung tinggi fair play," tutur Ismid, sambil mengapresiasi penampilan wasit yang sangat sportif dalam memimpin jalannya pertandingan.

Sementara pelatih Persiter, Samsudin Kodja menjelaskan bahwa ketidakhadiran Persiter pada sesi penerimaan Hadiah bukanlah hal yang disengaja. Tim Persiter sejak awal tidak mengetahui bahwa trofi juga akan diberikan kepada tim peringkat dua dan tiga.

"Kita tidak tahu bahwa hadiah juga akan diberikan kepada Persiter sebagai juara II. Karena yang tertera di baliho itu trofi hanya diberikan kepada peraih juara pertama. Di samping itu juga tidak ada pemberitahuan dari panitia jadi kita langsung pulang," jelas Samsudin. (mg-01/yun)

Share
Berita Terkait

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

18/04/2019, 10:49 WIT

Asprov Panggil 43 Pemain

13/02/2019, 13:21 WIT

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan