Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Defisit Rp 14 Miliar

Defisit Rp 14 Miliar

Diposting pada 22/11/2019, 14:39 WIT
ANGGARAN: Penyerahan dokumen KUA-PPAS dari Wali Kota ke Ketua DPRD.
ANGGARAN: Penyerahan dokumen KUA-PPAS dari Wali Kota ke Ketua DPRD.

TIDORE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) akhirnya menyetujui dokumen kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2020. KUA-PPAS 2020 ini disahkan dalam rapat paripurna ke 7 masa persidangan I tahun 2019-2020, bertempat di gedung paripurna DPRD Tikep, Rabu (21/11) malam. Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Ahmad Ishak dan dihadiri 23 anggota lainnya.

Persetujuan KUA-PPAS yang dituangkan dalam keputusan DPRD Kota Tikep Nomor 170/24/02/2019, setelah menimbang bahwa KUA-PPAS 2020 yang disampaikan Wali Kota Capt. Ali Ibrahim, telah dibahas sesuai mekanisme dan ketentuan sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan tata tertib DPRD. Pembahasan tersebut dianggap DPRD telah final dan disetujui untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. KUA-PPAS 2020 ini mengalami defisit Rp 14,535,264,083, di mana total pendapatan Rp 920,960,100,041, sementara belanja Rp 935,495,364,124.

Dalam pidatonya, Ketua DPRD Ahamd Ishak, menyampaikan bahwa dalam peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman tata tertib DPRD, dalam ketentuan pasal 16 ayat 1 terkait kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara yang telah mendapat persetujuan dan ditandatangani bersama kepala daerah dan DPRD dalam rapat paripurna. Selanjutnya dokumen KUA-PPAS ini kemudian menjadi acuan bagi SKPD untuk menyusun RKA SKPD.

Setelah disetujuinya KUA-PPAS ini, DPRD berharap dapat berimbang dalam penyusunan APBD 2020 nanti. "Tentu sesuai dengan kesepakatan-kesepakatan, serta apa yang telah dicapai dalam pembahasan teknis antara Banggar DPRD dan TAPD," ujarnya.

Sementara Wali Kota dalam pidatonya menyampaikan bahwa atas nama Pemkot Tikep, dirinya memberikan apresiasi yang setinggi-tinginya kepada unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD, serta TAPD yang telah bekerja keras, sehingga pembahasan dokumen KUA-PPAS dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Dalam tiap fase pembahasan, telah dipastikan bahwa sejumlah rupiah yang mengalir akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. "Untuk itu, saya berharap kondisi ini tetap terjaga, sehingga kepentingan masyarakat selalu dikedepankan sebagai perwujudan dari tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan bertanggung jawab," tuturnya. (cr-03/lex)

 

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan