Minggu, 15 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / POLITIK / Bertemu Menag, AGK Minta Malut Jadi Tuan Rumah STQ

Bertemu Menag, AGK Minta Malut Jadi Tuan Rumah STQ

Diposting pada 25/11/2019, 14:45 WIT
BERTEMU: Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba (kiri) saat berbincang dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi (kanan), baru-baru ini
BERTEMU: Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba (kiri) saat berbincang dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi (kanan), baru-baru ini

TERNATE- Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba (AGK) terus road show di Jakarta dalam rangka bertemu dengan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jokowi-Ma'aruf.

Kali ini orang nomor satu di Malut itu bertemu dengan Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi, di kantor Kementerian Agama Jakarta, Jumat (22/11).

Dalam pertemuan itu, Gubernur meminta kepada Menag agar event Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat nasional digelar di Sofifi. "Ya. Pak Gubernur telah sampaikan ke Pak Menteri, agar STQ tingkat nasional dapat dilakukan di Ibukota Maluku Utara, Sofifi," kata Kepala Biro Protokol Komunikasi Publik (BPKP), Muliadi Tutupoho, mengutip penyampaian Gubernur.

Menurut Gubernur, Malut juga layak jadi tuan rumah untuk ajang STQ tingkat nasional ini. "Daerah kami aman. Selain itu beberapa gedung (hotel), sarana peribadatan, termasuk juga sarana transportasi dan pendukung lainnya dalam tahap kesiapan menuju event STQ nasional di tahun 2021," ungkapnya.

Gubernur menambahkan, dukungan anggaran rencana STQ yang akan dilakukan di Ibu kota Sofifi pada 2021 itu telah disiapkan Pemprov Malut. "Pemprov juga sementara menyiapkan dukungan anggaran, baik pada tahun 2020 maupun 2021 dengan persiapan berbagai macam fasilitas yang menjadi syarat mutlak diselenggarakannya event nasional, termasuk juga pembangunan masjid raya di Sofifi dan sarana penunjang lain," akunya.

Sementara Menag sendiri belum langsung mengamini tawaran Gubernur. Ia mengaku masih akan melakukan survei terkait kelayakan tempat pelaksanaan STQ.  "Sebelum kami memutuskan daerah mana yang akan menjadi tuan rumah STQ, terlebih dahulu tim kami akan melakukan survey lapangan," jelasnya .

Lanjut Menag, survey tersebut terkait dengan syarat kesediaan lokasi serta tempat berlangsungnya event STQ tingkat nasional itu. "Tentu saja banyak hal yang akan kami survey, salah satunya lokasi dan tempat berlangsungnya event ini," katanya.

Menag juga mengatakan, pihaknya sangat terbuka bila ada daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah kegiatan nasional keagamaan seperti STQ. "Nanti kita akan putuskan daerah mana yang bisa menjadi tuan rumah. Untuk itu, sebaiknya disertakan juga pengajuan secara formal. Sehingga kami punya dokumen untuk menilai, daerah yang siap menjadi tuan rumah,” ujar Menag.  (cr-01/jfr)

Share
Berita Terkait

Jokowi-Ma’ruf di Atas Angin

18/04/2019, 14:36 WIT

SS DPR RI Diduga Disembunyikan

18/04/2019, 14:25 WIT

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan