Minggu, 15 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Pedagang Ikan Tagih Janji Pemkab

Pedagang Ikan Tagih Janji Pemkab

Diposting pada 29/11/2019, 14:39 WIT
HEARING: Pertemuan Bupati hendrata Thes dengan pedagang ikan kemarin. ft ikram/malut post
HEARING: Pertemuan Bupati hendrata Thes dengan pedagang ikan kemarin. ft ikram/malut post

SANANA - Pedagang ikan Pasar Basanohi ramai-ramai mendatangi kantor Bupati dan gedung DPRD Kepsul, kemarin (29/11).

Kedatangan puluhan pedagang tersebut terkait dengan rencana relokasi yang dilakukan pemkab, terhadap pedagang yang menempati ruas timur Pasar Basanohi. Sebab, lokasi yang ditempati pedagang saat ini merupakan akses jalan yang menghubungkan Pasar Basanohi dengan jalan reklamasi.

Sebelum menghadap bupati, para pedagang yang menumpangi 3 truk, lebih dahulu bertemu dengan Komisi III DPRD Kepsul. Mereka diterima langsung Ketua Komisi Sahrul Fatgeipon bersama anggotanya. Dari DPRD kemudian pedagang bersama DPRD sama-sama menuju kantor Bupati dan menggelar pertemuan dengan Bupati di aula. Dihadapan Bupati Hendrata Thes dan Sekkab Syafrudin Sapsuha, mereka meminta pemkab tidak lagi memberi harapan palsu terkait pembangunan pasar ikan. Sebab, lokasi yang mereka tempati saat ini dibangun sendiri secara swadaya. ”Sekarang kami dapat informasi dari Disperindag bahwa pasar kami akan segera digusur, lalu pedagang akan dibagi dua tempat, ini justru membuat konflik baru karena akan ada kecemburuan dengan pedagang,” kata salah satu pedagang dalam forum itu. Mereka juga menagih janji pemkab membangun pasar terapung, namun janji tersebut tidak terealisasi.

Terkait itu Bupati Hendrata lantas mengklarifikasi. Menurut Hendrata, tidak ada penggusuran. Pemkab hanya  memindahkan sementara pedagang karena areal tersebut akan dibangun jalan. Bupati menyalahkan Disperindag yang dianggap memberikan informasi yang tidak benar kepada pedagang. ”Tidak ada penggusuran tapi pemindahan, dan Pemda akan tetap melakukan musyawarah, " ujar Hendrata.

Bahkan Hendrata juga meminta sekkab dan asisten segera menarik kembali uang yang ditarik oleh Disperindag, untuk dikembalikan ke semua pedagang. Untuk pedagang musiman kata Bupati, juga akan dilakukan penataan. ”Sementara pasar ikan akan dibangun tahun depan namun skemanya belum diketahui,” katanya.

Usai menggelar pertemuan terbuka Bupati kemudian meminta perwakilan pedagang bersama DPRD untuk menggelar rapat tertutup di ruang kerjanya. Pertemuan itu diikuti Sekkab Safrudin Syapsuha, Ketua Komisi III, Sahrul Fatgehipon, Wakil Ketua Komisi II Safrin Gailea, Asiran La Jodi, dan Ramli H. Sade. (ikh/onk).

Share
Berita Terkait

Tiga Pejabat Dicopot

22/02/2018, 11:59 WIT

Prabowo-Sandi Unggul di Lapas Sanana

18/04/2019, 12:56 WIT

Ayah Hamili Anak Kandung

28/11/2018, 12:32 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan