Minggu, 15 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / 5 Hari Hilang, Ardiansyah Ditemukan tak Bernyawa

5 Hari Hilang, Ardiansyah Ditemukan tak Bernyawa

Diposting pada 03/12/2019, 13:50 WIT
BERDUKA: Ibu korban terlihat sangat terpukul, saat jenazah korban tiba di rumah duka.
BERDUKA: Ibu korban terlihat sangat terpukul, saat jenazah korban tiba di rumah duka.

TERNATE – Setelah lima hari menghilang, sejak mandi di pantai Gambesi, bersama tiga rekannya pada Kamis (28/11) pekan lalu.

Ardiansyah (36), akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, mengapung di antara perairan Tidore dan Maitara, sekitar pukul 06.38 WIT, kemarin (2/12). Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh speed boat rute Ternate-Moti saat melintas di perairan Tidore.

    Kepala Basarnas Kota Ternate Muhammad Arafah mengatakan, sekitar pukul  06.38 WIT, dia  mendapat informasi dari Ritno, petugas Polairud yang tergabung dalam tim SAR, bahwa telah ditemukan mayat yang mengambang di perairan Tidore. Setelah menerima informasi, dia lalu  
Mengarahkan tim SAR bersama kapal RIB 02 untuk menuju lokasi sekitar pada pukul 07.20 WIT. Tiba di lokasi pukul 07.35 WIT, tim SAR langsung melakukan evakuasi mayat korban yang telah diangkat di long boat milik keluarga ke kapal RIB 02 Basarnas. Setelah evakuasi langsung dibawa menuju posko utama di Kelurahan Gambesi dan tiba pada pukul 07.45 WIT. “ Dari posko utama, mayat korban di dampingi pihak keluarga langsung dibawa menggunakan mobil tim Basarnas ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa, mayat korban lalu dibawa ke rumah duka di Kelurahan Makasar Barat sekitar pukul 10:36 WIT,” tandasnya.

    Ayah korban Hardi Hanafi (64) yang ditemui di rumah duka, tampak terpukul. Hardi menceritakan, pihak keluarga menerima informasi sekitar pukul 06.30 WIT dari seorang kepala sekolah kenalannya, yang kebetulan berada dalam speed boat yang menemukan mayat di sekitar perairan Pulau Tidore dan Maitara.  Setelah mendengar informasi, pihak keluarga bergegas ke lokasi penemuan mayat menggunakan long boat, tiba di lokasi, pihak keluarga lalu berupaya menaikan jenazah korban ke long boat. Tak berselang beberapa saat kemudian,  

tim Basarnas tiba di lokasi. “ Lalu kami mengevakuasi jenazah korban ke speed boat milik Basarnas dan selanjutnya di bawah ke RSUD. Di rumah sakit, karena menurut penjelasan dokter, otopsi memakan waktu lama, akhirnya kami putuskan  untuk divisum saja, tapi hasil visumnya juga belum keluar,” terang sang ayah.

    Hardi mengenang, selama hidup, anaknya yang akrab di sapa Ike ini,  sangat baik hati, tidak melawan orang tua dan sangat ramah. “ Atas nama keluarga saya juga menyampaikan terima kasih  
kepada warga Gambesi yang sudah membantu mencari jasad korban setelah dikabarkan hilang,” tuturnya.

    Terpisah Kapolsek Ternate Selatan AKP Catur Erwin mengatakan, saat korban di bawah ke RS Bhayangkara, jenazahnya, sudah tidak bisa divisum karena berada di laut selama 5 hari.  
Barang-barang yang ada di tubuh korban saat ditemukan masih ada, karena saat berenang korban hanya mengenakan celana dalam. “ Hasil pemeriksaan yang kami lakukan   
belum ditemukan adanya suatu tindak pidana. Tapi kami masih akan mendalami lagi dengan memeriksa saksi lain yang melihat korban ketika bersama tiga rekannya di pantai Gambesi,” terangnya.(mg03/rul).

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan