Minggu, 08 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Masyarakat Minta Lurah Doyado Diganti

Masyarakat Minta Lurah Doyado Diganti

Diposting pada 03/12/2019, 13:55 WIT
PROTES: Suasana ketika kantor kelurahan Doyano dipalang.
PROTES: Suasana ketika kantor kelurahan Doyano dipalang.

TIDORE - Terkait aksi massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Kelurahan Doyado Bersatu yang mendesak agar Lurah Doyado Mundur dari Jabatannya dan menggelar aksi palang Kantor Lurah Doyado, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Asrul Sani Soleiman bergerak cepat menemui massa aksi yang sudah terkonsentrasi di Halaman Kantor Lurah Doyado Kecamatan Tidore Timur, Senin (2/12) pagi.

 

Kedatangan Sekda yang didampingi Kabag Pemerintahan, Zulkifli Ohorella, Kabag Humas, Asis Hadad dan Camat Tidore Timur bersama sejumlah OPD disambut dengan orasi dari Aliansi Masyarakat Kelurahan Doyado Bersatu yang dipimpin Koordinator Mohtar Kader bersama Ketua LPM Doyado, Majid Yasin yang sudah memalang pintu kantor dan membentangkan spanduk “Penutupan Kantor Lurah sampai ada Lurah baru”.

Koordinator Aksi, Mohtar Kader menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan kepada Lurah Doyado, Hamid Razak yakni mengingatkan kepada unsur pimpinan kelurahan agar lebih berbaur dengan masyarakat untuk membangun silaturahmi, meminta agar melibatkan LPM dalam menyusun program kegiatan kelurahan, meminta pihak Kelurahan agar lebih transparansi dan Independensi dalam hal anggaran kepemudaan, meminta Lurah membuat Surat Pengunduran Diri sebagai Lurah Doyado. “Apabila tuntutan tidak dipenuhi, maka masyarakat akan menduduki kantor lurah sampai tuntutan dipenuhi,” teriak massa aksi.

Menjawab tuntutan massa aksi, Sekretaris Daerah Asrul Sani Soleiman mengatakan kehadirannya di Kelurahan Doyado adalah untuk menerima aspirasi warga kepada Pemerintah. Yang sangat disesalkan oleh Sekda adalah masyarakat tidak menyampaikan langsung aspirasi kepada dirinya namun membuat aksi Palang Kantor Lurah. Penutupan kantor tidak boleh dilakukan karena akan menghambat aktivitas pelayanan masyarakat oleh Pemerintah. Katanya “Segala tuntutan masyarakat yang disampaikan secara tertulis sudah saya terima, sekarang saya minta agar masyarakat segera membuka pemalangan kantor dan mempersilahkan aparatur kelurahan melaksanakan tugas-tugas administrasi dan pelayanan. Tidak boleh lagi ada aksi pemalangan kantor pemerintah untuk menyampaikan tuntutan,”pintanya. (cr-03/lex)

 

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan