Minggu, 15 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / HUKUM / Oknum Karyawan Tambang Dipolisikan

Oknum Karyawan Tambang Dipolisikan

Diposting pada 03/12/2019, 13:51 WIT
LAPORAN: Ketua BKPRMI, Hasbi Yusuf (kanan) menunjukkan bukti laporannya.
LAPORAN: Ketua BKPRMI, Hasbi Yusuf (kanan) menunjukkan bukti laporannya.

TERNATE - Salah satu akun media sosial Facebook atas nama Mikhael Ratulangi akhirnya dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Malut, kemarin (2/11). Akun atas nama Mikhael Ratulangi itu dilaporkan atas dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui media sosial.

 

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Malut, Hasbi Yusuf usai memasukan laporan kemarin mengatakan, atas nama umat Islam, dirinya telah melaporkan kasus penghinaan Nabi Muhammad SAW ke Reskrimsus Polda. Akun Facebook atas nama Mikhael Ratulangie telah menghina Rasulullah secara nyata. Pelaku diketahui tinggal di desa Geltoli kecamatan Maba. Profesinya karyawan swasta di perusahan tambang Halmahera Timur.

“Saya tentu berharap setelah melaporkan kasus ini pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum,” kata Bices, sapaan akrab Hasbi Yusuf kepada Malut Post, kemarin.

Menurutnya, kasus penghinaan atas kemuliaan Rasulullah bukan perkara kecil. Dalam hukum Islam penghinaan atas Nabi itu hukumannya mati karena ini menyangkut dengan puncak akidah. Kita menjadi orang Islam karena dua perkara percaya pada Allah dan percaya pada Nabi Muhammad sebagai utusan Allah.

“Karena itu melecehkan dan menghina Rasulullah sama saja dengan menghina jantung Islam,” tegas Hasbi. Hasbi Yusuf berharap, umat Islam terutama ormas dan OKP Islam serta aktivis Islam Maluku Utara harus lebih peduli pada kepentingan Islam. Hari ini di media sosial banyak muncul kasus penghinaan atas agama Islam, menistakan Al-qur'an, melecehkan syariat Islam dan bahkan menyerang kehormatan Nabi Muhammad SAW. Jika Umat Islam tidak peduli kepentingan Islam maka mereka akan semakin berani melakukan penghinaan demi penghinaan pada Islam.

Ia bahkan menyayangkan banyak umat Islam terlalu banyak habiskan waktu berdebat pada kepentingan politik dan ekonomi sehingga abai pada kepentingan Islam. Bagi Hasbi, ke depan umat Islam harus bersatu dan bergandengan tangan untuk menjaga akidah Islam dari para pembenci Islam baik dari orang kafir maupun orang munafik dari kalangan Islam sendiri.

“Saya ingin kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar menggunakan media sosial dengan baik tanpa narasi kebencian pada agama tertentu apalagi sampai saling menghina. Saya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas di pengadilan,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Reskrimsus Polda, AKBP Alfis Suhaili mengatakan, jika sudah resmi dilaporkan ke Ditreskrimsus maka akan pelajari laporannya terlebih dahulu. “Kami akan dalami,” singkat Alfis. (aby/lex)

 

Share
Berita Terkait

Pelaku Pembaptisan Massal Ditangkap

04/03/2019, 14:26 WIT

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

TKW Tewas Jatuh Saat Berusaha Kabur

07/09/2019, 12:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan