Rabu, 29 Januari 2020

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Program Wajib Salat Magrib Bagi Siswa SD-SMP Siap Jalan

Program Wajib Salat Magrib Bagi Siswa SD-SMP Siap Jalan

Diposting pada 04/12/2019, 14:04 WIT
PERTEMUAN: Suasana pertemuan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman dengan para imam se Kota Ternate.
PERTEMUAN: Suasana pertemuan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman dengan para imam se Kota Ternate.

    TERNATE-  Wali Kota Ternate Burhan Abdurrahman menggelar pertemuan dengan seluruh imam masjid se Kota Ternate, di aula kantor Wali Kota, Selasa (3/12).

Pertemuan ini untuk sosialisasi  program Wajib Salat Magrib bagi siswa SD dan SMP. Rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Burhan Abdurahman dan Kepala Dinas Pendidikan Ibrahim Muhammad itu juga dihadiri  kepala-kepala sekolah.

    Wali Kota Burhan, dalam rapat itu mengatakan, program Wajib Salat Magrib ini diberlakukan mulai siswa SD kelas III hingga SMP. Sebagai langkah awal, harus ada sedikit paksaan kepada para siswa, dengan cara membuat absen kehadiran siswa yang dibuktikan dengan tanda tangan dan stempel imam.

    Burhan mengaku, untuk memulai program ini agak berat, karena anak-anak akan penuhi masjid dan akan terjadi kebisingan. Hal itu akan mengganggu salatnya orang dewasa." Tapi harus dimulai, karena untuk membiasakan anak sejak dini melaksanakan kewajibannya," terang orang nomor satu dalam jajaran Pemkot ini.

    Burhan mengatakan, bagi siswa yang tidak melaksanakan salat maka guru akan menyiapkan sanksi, dengan begitu akan berdampak pada orang tua. Sebab anak akan memaksa orang tuanya ke masjid bersama." Para imam juga harus tegas, tapi jangan dengan cara memarahi atau bentak, harus dengan cara lembut. Imam harus turut mendidik anak agar kemakmuran masjid bisa tercipta," tambah Burhan.

    Dengan jumlah siswa di Kota Ternate yang mencapai 16 ribu orang, bila semua melaksanakan salat sekaligus, maka kota ini akan mendapat berkah. Karena biasanya, hanya seribu orang naik menjadi 16 ribu dalam satu waktu. Imam harus memberi tahu ke siswa, kalau salat ribut ganjarannya seperti apa. Sehingga siswa juga memahami. “Jika wajib magrib ini sudah berjalan dengan baik, maka bisa ditambahkan ke salat Isa maupun subuh. Kalau subuh bisa jalan, maka bukan hanya berdampak pada iman. Tapi ekonomi masyarakat. Karena orang tidak akan bangun lat, tentu akan bersiap berangkat kerja lebih awal," pungkas Burhan.(udy/pn/rul)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan