Rabu, 29 Januari 2020

 Headline
MALUT POST / / Rumah Polisi Terbakar, Truk Damkar Terparkir

Rumah Polisi Terbakar, Truk Damkar Terparkir

Diposting pada 04/12/2019, 14:10 WIT
API:Bangunan rumah milik salah satu anggota polisi di Halsel saat dilalap api, Senin malam kemarin.
API:Bangunan rumah milik salah satu anggota polisi di Halsel saat dilalap api, Senin malam kemarin.

LABUHA-Warga desa Hidayat kecamatan Bacan sempat dibuat panik saat peristiwa kebakaran rumah milik Dalil Samsudin, salah satu anggota polisi, Senin malam kemarin.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.50 waktu setempat bermula saat api dari dalam rumah milik Dalil menyebar dengan cepat dari arah dapur. Tiupan angin begitu kencang, api lalu dengan cepat membesar dan membakar seluruh isi rumah. Warga yang panik lalu melakukan pemadaman secara swadaya tanpa bantuan truk pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sekalipun telah menerima laporan warga.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah barang dan surat penting, hangus dilalap si jago merah. Seperti halnya ijazah milik anak Dalil. Kerugian yang dialami Dalil, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan pantauan di lokasi, selain warga, pemadaman api juga ikut dibantu truk pemadam kebakaran milik pihak Bandara Oesman Sadik. “Beruntung ada truk pemadam milik pihak bandara dibantu warga sehingga api dengan cepat dipadamkan,”aku Dalil dengan nada kecewa. Ketidakhadiran truk pemadam milik Pemkab menuai persoalan. Pasalnya, saat kebakaran terjadi, warga lalu melaporkan ke pihak Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan harapan agar api cepat dipadamkan. Namun, bukannya mengerahkan truk pemadam untuk memadamkan api, pihak Satpol PP justru beralasan kalau dua unit truk Damkar sedang mengalami kerusakan sehingga belum bisa beroperasi.

“Katanya truk rusak sehingga belum bisa dikerahkan untuk melakukan pemadaman api,”aku sejumlah warga desa Hidayat. Menyikapi ini, Kasatpol PP dan Damkar, Sugandi saat dikonfirmasi secara terpisah membenarkan informasi tersebut. Diakuinya, dua unit truk Damkar memang sudah rusak. Anehnya, bukannya diperbaiki, pihaknya justru mengusulkan ke Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) agar bisa membeli truk Damkar yang baru. Usulan ini diharapkan diakomodir dalam APBD 2020. Hanya saja, usulan yang disampaikan, tidak disetujui komisi I DPRD dan Helmi Surya Botutihe selaku ketua TPAD sekaligus Sekretaris Kabupaten (Sekkab).

"Kami sudah mengajukan agar ada penambahan dua unit truk pemadam kebakaran tetapi di coret,”kata Sugandi, menutup.(sam/aji)
 

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan